BEGINI SKEMA RIBA YANG MENJADIKAN ANDA BUDAK

-PENTING BUAT PENGUSAHA-

bunga-dan-riba

Biasanya bank memberikan gambaran bunga HANYA 1% – 2% perbulan

Logikanya, dengan uang yang kita pinjam, diputar untuk bisnis , setiap bulan bisa menghasilkan keuntungan misalnya 5% maka dengan bunga 1%-2% maka keuntungan kita masih 3%-4%.

Misal kita pinjam Rp. 50.000.000, kita berasumsi bisa menghasilkan Rp. 2.500.000 sebulan.

bunga bank 1.5%. Maka besar bunga Rp, 750.000, artinya, keuntungan kita Rp. 2.5 juta – Rp. 750 ribu sisa =Rp. 1.750.000,

Apakah anda termasuk orang yang berpikir seperti diatas??

Mari bongkar kesesatan logika kita

1. Apakah Anda lupa, modal dari bank setiap bulan berkurang karena Anda mengangsur pokoknya?

2. Anggap Anda dapat keuntungan 5% dan tetap (walaupun hampir tidak mungkin), maka setiap bulan keuntungan Anda menurun karena modal harus Anda kembalikan ke bank dalam bentuk angsuran setiap bulan

3. Sementara modal setiap bulan berkurang, ternyata beban bunga Anda tetap

4. Di dalam simulasi, seandainya mampu membukukan keuntungan tetap setiap bulan 5% (walaupun sebenarnya tidak mungkin), maka bulan ke-27, penghasilan Anda minus, karena pemasukan lebih kecil dari bunga

5. Mulai bulan ini uang sendiri ikut tergerus membayar bunga setiap bulan

6. Kondisi ini lebih parah jika minjam uang lebih besar dan waktunya lebih lama

7. Kondisi minus ini, biasanya tidak anda sadari, Anda beranggapan, butuh modal tambahan, sehingga, sebelum lunas, Anda mengambil utang lagi

8. Ketika Anda mengambil utang baru, maka Anda kena biaya tambahan seperti: Bunga berjalan, angsuran, pinalti, provisi, biaya notaris, dll.

9. Sehingga pinjaman Anda ke-2, anggap Anda pinjam 100 juta, hanya menerima beberapa puluh juta saja, karena Anda memiliki angsuran yang belum selesai dan tanggungan biaya lain.

10. Jika seperti ini kondisinya, maka kematian bisnis Anda semakin cepat, misal di pinjaman pertama Anda minus dibulan ke-27, maka pinjaman ke-2 Anda minus dibulan ke 12, sehingga memaksa pinjam lagi begitu seterusnya.

11. harus Anda mengerti, bunga bank 1.5% itu hanya Anda nikmati di bulan pertama saja.

12. Bank menghitung bunga dari NOMINAL PINJAMAN PERTAMA, bukan BESAR UANG YANG ANDA PINJAM.

Jadi, jangan percaya, bunga 1%-2% itu murah!

Bahaya Riba, seperti racun..akan membuat kita mati, cepat ataupun lambat.

sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10208560110976231&set=a.10200385369412801.1073741826.1112401228&type=3

Cerita REZEKI KURMA BUSUK

Jika tiba-tiba rezeki “down”, saya selalu akan ingat kembali akan Abdul Rahman bin Auf dengan kisah kurma busuknya.

Kata Rasulullah saw, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun memutar kepala berfikir, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin lagi supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat r.hum tadi dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf.

Sahabat gembira.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira.
Semua happy!

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdul Rahman bin Auf r.a gembira juga sebab…
jatuh miskin!

MasyaAllah..hebat.
Coba kalau kita?
Usaha goyang dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdul Rahman bin Auf r.a berasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.

Namun.. MasyaAllah… Rencana Allah itu memang terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat harga kurma biasa.

Allahuakbar..

Jadi..yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

ALLAH swt lah yang Memberi Rezeki.

Ibroh dari kisah ini sangat special buat kita, sebab ini membuat kiya harus YAKIN bahwa rezeki itu totally dari Allah.
Bukan hanya karna usaha kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik yang akan memberi kita omzet yang banyak.

Kadang-kadang, KEYAKINAN dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat…

We plan,
but Allah has also planned everything for us.
So, If something goes wrong, it went wrong for a good reason.

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua, yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita.

(dishare dari grup WA – semoga menjadi kebaikan bagi penulisnya)

Sumber